Social Icons

Pages

Senin, 19 Maret 2018

Software Maturity Model



Nama  : Suryo Ari Sasmito

Kelas  : 2KA29

Fak/Jur : FIKTI/SISTEM-INFORMASI




SOFTWARE MAINTENANCE MATURITY MODEL

Maturity model adalah suatu metode untuk mengukur level pengembangan manajemen proses, yang berarti adalah mengukur sejauh mana kapabilitas manajemen tersebut. Seberapa bagusnya pengembangan atau kapabilitas manajemen tergantung pada tercapainya tujuan-tujuan COBIT yang . Sebagai contoh adalah ada beberapa proses dan sistem kritikal yang membutuhkan manajemen keamanan yang lebih ketat dibanding proses dan sistem lain yang tidak begitu kritikal. Di sisi lain, derajat dan kepuasan pengendalian yang dibutuhkan untuk diaplikasikan pada suatu proses adalah didorong pada selera resiko Enterprise dan kebutuhan kepatuhan yang diterapkan.

SOFTWARE MAINTENANCE

Perawatan perangkat lunak (software maintenance) adalah aktivitas yang dimulai sejak perangkat lunak mulai digunakan (after delivery) hingga akhirnya perangkat lunak tersebut tidak dapat digunakan lagi (retired). Tujuannya adalah untuk memperbaiki kesalahan (to correct), meningkatkan kinerja/ fungsionalitas (to improve), menyesuaikan dengan lingkungan (to adapt), atau untuk mencegah terjadinya kesalahan (to prevent).

ASPEK KEGIATAN MAINTENANCE

Beberapa aspek-aspek penting dalam perencanaan perawatan adalah:

1. Perencanaan

Perencanaan adalah kegiatan untuk menjalankan fungsi
Aspek-Aspek penting dalam perawatan perencanaan adalah :
  • Penyusunan secara struktural kegiatan perawatan yang akan dijalankan
  • Penyusunan sistem perawatan
  • Kegiatan pengontrolan dan pencatatan
  • Penerapan sistem perawatan dan pencatatan


Sedangkan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam penyusunan perencanaan perawatan adalah ruang lingkup pekerjaan, prioritas pekerjaan, kebutuhan ketrampilan, kebutuhan tenaga kerja, kebutuhan peralatan dan kebutuhan material.


2.      Pemeriksaan

Kegiatan pemeriksaan yang telah tersusun dengan teratur akan menjaga performa mesin dalam keadaaan optimal dan dapat berfungsi sesuai standar. Kegiatan pemeriksaan terdiri dari:

  • Pemeriksaan operasional
  • Pemeriksaan pemberhentian
  • Pemeriksaan overhaul.



3.      Pemilihan komponen/ suku cadang 

Pemilihan komponen atau suku cadang merupakan kegiatan yang paling penting dalam menjalankan kegiatan overhaul. Dengan pemilihan suku cadang yang sesuai dengan spesifikasi mesin akan menjaga mesin tetap dapat bekerja dalam kondisi standar.


MAINTENANCE PLANNING ACTIVITY

Definisi dan faktor-faktor penunjang, kendala yang muncul, langkah-langkah penyusunan, dan kebijakan perencanaan perawatan, klasifikasi, persiapan, dan prinsip perencanaan perawatan, tahapan perencanaan pekerjaan perawatan, perencanaan tenaga kerja perawatan, diagram alir pekerjaan perawatan, dan standar perencanaan perawatan.

TEKNIK-TEKNIK MAINTANANCE

Teknik Maintenance
Secara garis besar teknik pemeliharaan dibagi menjadi 4 bagian penting antara lain:
1. Reactive Maintenance ( Breakdown Maintenance )
2. Proactive Maintenance ( Pemeliharaan Rutin )
3. Planned Maintenance ( Pemeliharaan Terencana )
  • Preventive Maintenance
  • Predictive Maintenance
4. Corrective Maintenance ( Pemeliharaan Perbaikan )
  • Up-Grading / Modifikasi
  • Desain Ulang


Sumber : http://informasi-disini.blogspot.co.id/2016/05/software-maintenance-maturity-model.html

Pengertian COBIT




Nama  : Suryo Ari Sasmito

Kelas  : 2KA29

Fak/Jur : FIKTI/SISTEM-INFORMASI

Dikeluarkan dan disusun oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA (Information Systems Audit and Control Association) pada tahun 1996. hingga saat artikel ini dimuat setidaknya sudah ada 5 versi COBIT yang sudah diterbitkan, versi pertama diterbitkan pada tahun 1996, versi kedua tahun 1998, versi 3.0 di tahun 2000, Cobit 4.0 pada tahun 2005, CObit 4.1 tahun 2007 dan yang terakhir ini adalah Cobit versi 5 yang di rilis baru-baru saja.
COBIT adalah merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT memungkinkan pengembangan kebijakan yang jelas dan sangat baik digunakan untuk IT kontrol seluruh organisasi, membantu meningkatkan kualitas dan nilai serta menyederhanakan pelaksanaan alur proses sebuah organisasi dari sisi penerapan IT.
Cobit berorientasi proses, dimana secara praktis Cobit dijadikan suatu standar panduan untuk membantu mengelola suatu organisasi mencapai tujuannya dengan memanfaatkan IT. Cobit memberikan panduan kerangka kerja yang bisa mengendalikan semua kegiatan organisasi secara detail dan jelas sehingga dapat membantu memudahkan pengambilan keputusan di level top dalam organisasi.
COBIT digunakan secara umum oleh mereka yang memiliki tanggung jawab utama dalam alur proses organisasi, mereka yang organisasinya sangat bergantung pada kualitas, kehandalan dan penguasaan teknologi informasi.
4 Macam Cakupan Domain Dalam COBIT 
  • Perencanaan dan Organisasi (Plan and Organise)
Domain ini mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula.

  • Pengadaan dan Implementasi (Acquire and Implement)

Untuk mewujudkan strategi TI, solusi TI perlu diidentifikasi, dibangun atau diperoleh dan kemudian diimplementasikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis.

  • Pengantaran dan Dukungan (Deliver and Support)

Domain ini berhubungan dengan penyampaian layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada security dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training.

  • Pengawasan dan Evaluasi (Monitor and Evaluate)

Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimana kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kontrol.


sumber : https://adwinbhs.wordpress.com/2017/04/29/cobit-dan-4-cakupan-domain/

Sabtu, 27 Januari 2018

Analisa SWOT Loyverse POS ( PT Pos Indonesia )



Nama  : Suryo Ari Sasmito

Kelas  : 2KA29

Fak/Jur : FIKTI/SISTEM-INFORMASI


Strenght ( kekuatan )

PT. Pos Indonesia berkomitmen untuk memberikan solusi terhadap permasalahan fungsi logistik pelanggan, dengan kerangka kerja yang bersinergi dan bekerjasama untuk mencapai tujuan. Kepercayaan dan kejujuran, saling menghargai, professional adalah budaya yang diterapkan oleh PT. Pos Indonesia.

Strategi PT. Pos Indonesia terfokus pada penciptaan nilai tambah bagi pelanggan melalui penurunan harga, peningkatan layanan, implementasi yang lebih cepat dan fleksibel.
Management pada PT. Pos Indonesia adalah Management Unit Bisnis Total LogistikStrategic diarahkan pada sebuah institusi yang dedicated dan fokus dengan orientasi utama pada Total Solution kepada customer. Organisasi akan dikelola sebagai strategic business unit ( SBU) PT Pos Indonesia yang mengedepankan prinsip-prinsip pengelolaan bisnis secara professional.

Sumber daya yang dapat digunakan sepenuhnya sumber daya dan kekuatan ( comparative advantages) yang dimiliki oleh PT. Pos Indonesia ( Persero) dengan keunggulan pada pengelolaan yang focus dan dedicated. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh Unit Bisnis Total Logistik adalah mereka yang sudah terpilih ( selected people) yang telah mendapatkan berbagai pelatihan dan benchmark di bidang Supply Chain Management, Integrated Logistics, Freight, dan Warehousing. Pengalaman selama bertahun-tahun mengelola bisnis pos dengan kompetensi pada saluran distribusi juga merupakan kekuatan yang diyakini mampu memberikan nilai tambah. Kapasitas produksi yang dimiliki selain gedung, tanah, dan kendaraan yang tersebar di seluruh Indonesia juga diperkuat dengan koneksi virtual dan kesisteman jaringan yang sangat kuat antar satu node dengan node lainnya yang hingga saat ini mungkin sulit disamai oleh pihak manapun juga.

Jaringan layanan PT. Pos Indonesia adalah jaringan layanan yang berbasis kepada pelanggan. Secara channel of distribution, maka jaringan meliputi seluruh pelosok Indonesia yang meliputi tidak kurang dari 4.828 unit titik layanan tetap ( gedung kantor) dan 39.434 titik simpul distribusi. Freight Forwarding akan dibangun dengan system konsolidasi dengan jumlah main hub sebanyak 4 buah yang terletak di Batam, Jakarta Tanjung Priuk , Jakarta Sukarno-Hatta, dan Denpasar. Titik konsolidasi terletak di kota-kota Medan, Batam, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogya, Solo, Surabaya, Makassar, dan Denpasar.
Memberikan layanan jasa ogistik secara paripurna dan customized yang senantiasa dapat diintegrasikan kepada klien meliputi:
  1. Integrated Logistics : Adalah sebuah konsep layanan Total Logistics yang memungkinkan penanganan sebuah produk mulai dari hulu hingga hilir ( from tree to toilet) yang berbasis pada konsep supply chain management ( scm) . Konsep pelayanan ini memadukan tiga bidang bisnis logistic yaitu warehousing, Freight Forwarding dan Transporting.
  2. Freight Forwarding : Adalah sebuah konsep pelayanan yang diberikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan ( consignee) mulai dari pengurusan dokumen hingga penanganan pengiriman barang mereka.
  3. Transporting : Adalah suatu bentuk jasa trucking yang dibutuhkan customer untuk memindahkan kiriman dari satu tempat ( pabrikasi) ke distribution center ( DC) atau langsung ke retailer ( Point To Point) .
  4. Warehousing : Adalah jasa layanan Distribution Center yang di dalamnya terdapat aktivitas Cross Docking, Inventory, Product Marking & Labeling, Selected Manufacturing Activities dengan dukungan IT System yang appropriate.

Kemitraan yang menjadi salah satu pilar key success factor akan di arahkan pada penciptaan nilai tambah bagi customer. Kemitraan dengan pihak eksternal akan dibangun dengan beberapa provider ( 3PL Logistics) yang bonafide dengan prinsip win-win solution. Sedangkan kemitraan internal akan dibangun dengan prinsip bundling services.

Weakness ( kelemahan )

Kurangnya iklan publikasi untuk informasi produk, karena kebanyakan masyarakat Indonesia masih belum paham dengan cara kerja atau pun mekanisme dari produk – produk yang ada dalam PT POS INDONESIA sehingga konsumen enggan dalam menggunakan produk yang telah ada.

Kebanyakan produk – produk inovasi baru PT POS INDONESIA masih digunakan oleh masyarakat menengah ke atas contohnya seperti mail online, terbatasnya jaringan online di masyarakat itulah yang jadi hambatan karena tidak semua orang memiliki jaringan internet.

Masyarakat Indonesia masih belum percaya dengan keamanan informasi di Indonesia karena banyaknya problem dan tragedy yang terjadi belakangan ini di dalam negeri. Oleh sebab itu  meyakinkan dan memberikan keamanan informasi produk – produk PT POS INDONESIA adalah tugas utama agar masyarakat kembali percaya dan tidak takut tentang hal hack system yang sedang marak belakangan ini.

Opportunity ( peluang )

Jasa antaran lebih cepat dan terpercaya di dalam negeri atau secara terbatas ke luar negeri melalui kerja sama dengan pemainpemain besar, seperti yang dilakukan U.S. Postal Service dengan DHL dan FedEx.

Threat ( ancaman )

Teknologi informasi memang bisa menjadi enabler bagi kemajuan perusahaan. Namun, di sisi lain, juga kerap membawa instabilitas terhadap bisnis satu perusahaan. Maraknya penggunaan Internet dan mobile phone yang mendorong komunikasi lisan melalui telepon atau tertulis (e-mail dan SMS) yang berdampak pada bisnis jasa pengiriman pos.

Di luar itu, masih ada masalah lain yang menurutnya mengganggu kinerja perusahaannya. Persepsi sebagai perusahaan negara, diakuinya, membuat SDM menjadi kurang berjiwa kompetitif. Kemapanan status sebagai pegawai BUMN dan pemain tunggal di bisnis jasa pengiriman surat dan logistik sangat kuat di benak karyawan. Citra demikian berdampak negatif terhadap etos kerja karyawan yang berjumlah hampir 26 ribu orang. Dalam mencari dan menangkap berbagai peluang bisnis yang bisa menjadi sumber pendapatan perusahaan, karyawan lebih banyak bersikap menunggu dibandingkan menjemput bola. Tak heran jika jiwa entrepreneurship di sini tidak berkembang dengan baik. Hal ini membuat PT. Pos Indonesia menjadi tidak aware dan kurang sigap dalam mengantisipasi perkembangan dan persaingan di bisnis sejenis.


Sumber  : https://diazvetiauda.wordpress.com/2010/03/15/analisis-swot-pada-pt-pos-indonesia/

Pengertian Analisis SWOT




Nama  : Suryo Ari Sasmito

Kelas  : 2KA29

Fak/Jur : FIKTI/SISTEM-INFORMASI





Pengertian analisis SWOT dan manfaatnya – Analisis SWOT adalah suatu bentuk analisis di dalam manajemen perusahaan atau di dalam organisasi yang secara sistematis dapat membantu dalam usaha penyusunan suatu rencana yang matang untuk mencapai tujuan, baik itu tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang.
A. Penjelasan lain Analisi SWOT
Atau definisi analisis SWOT yang lainnya yaitu sebuah bentuk analisa situasi dan juga kondisi yang bersifat deskriptif (memberi suatu gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan juga kondisi sebagai sebagai faktor masukan, lalu kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing. Satu hal yang perlu diingat baik-baik oleh para pengguna analisa ini, bahwa analisa SWOT ini semata-mata sebagai suatu sebuah analisa yang ditujukan untuk menggambarkan situasi yang sedang dihadapi, dan bukan sebuah alat analisa ajaib yang mampu memberikan jalan keluar yang bagi permasalahan yang sedang dihadapi.
SWOT adalah singkatan dari:
  • S = Strength (kekuatan).
  • W = Weaknesses (kelemahan).
  • O = Opportunities (Peluang).
  • T = Threats (hambatan).
B. Penjelasan mengenai 4 (empat) komponen analisis SWOT, yaitu :
a. Strenght (S)
Yaitu analisis kekuatan, situasi ataupun kondisi yang merupakan kekuatan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini.  Yang perlu di lakukan di dalam analisis ini adalah setiap perusahaan atau organisasi perlu menilai kekuatan-kekuatan dan kelemahan di bandingkan dengan para pesaingnya. Misalnya jika kekuatan perusahaan tersebut unggul di dalam teknologinya, maka keunggulan itu dapat di manfaatkan untuk mengisi segmen pasar yang membutuhkan tingkat teknologi dan juga kualitas yang lebih maju.
pengertian-analisis-SWOT
Apa itu analisis SWOT?
b. Weaknesses (W)
Yaitu analisi kelemahan, situasi ataupun kondisi yang merupakan kelemahan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. Merupakan cara menganalisis kelemahan di dalam sebuah perusahaan ataupun organisasi yang menjadi kendala yang serius dalam kemajuan suatu perusahaan atau organisasi.
c. Opportunity (O)
Yaitu analisis peluang, situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar suatu organisasi atau perusahaan dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan. Cara ini adalah untuk mencari peluang ataupun terobosan yang memungkinkan suatu perusahaan ataupun organisasi bisa berkembang di masa yang akan depan atau masa yang akan datang.
d. Threats (T)
Yaitu analisis ancaman, cara menganalisis tantangan atau ancaman yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan ataupun organisasi untuk menghadapi berbagai macam faktor lingkungan yang tidak menguntungkan pada suatu perusahaan atau organisasi yang menyebabkan kemunduran. Jika tidak segera di atasi, ancaman tersebut akan menjadi penghalang bagi suatu usaha yang bersangkutan baik di masa sekarang maupun masa yang akan datang.
C. Manfaat analsis SWOT
Metode analisis SWOT bisa dianggap sebagai metode analisis yangg paling dasar, yang bermanfaat untuk melihat suatu topik ataupun suatu permasalahan dari 4 empat sisi yang berbeda. Hasil dari analisa biasanya berupa arahan ataupun rekomendasi untuk mempertahankan kekuatan dan untuk menambah keuntungan dari segi peluang yang ada, sambil mengurangi kekurangan dan juga menghindari ancaman. Jika digunakan dengan benar, analisis ini akan membantu untuk melihat sisi-sisi yang terlupakan atau tidak terlihat selama ini. Dari pembahasan diatas tadi, analisis SWOT merupakan instrumen yang bermanfaat dalam melakukan analisis strategi. Analisis ini berperan sebagai alat untuk meminimalisasi kelemahan yang terdapat dalam suatu perusahaan atau organisasi serta menekan dampak ancaman yang timbul dan harus dihadapi.


sumber : http://www.pengertianku.net/2015/03/pengertian-analisis-swot-dan-manfaatnya.html

Selasa, 19 Desember 2017

Internet Of Things (IOT)




 Nama             : Suryo Ari Sasmito ( 17116204 )

 Kelas              : 2KA29

 Fak/Jur           : FIKTI / Sistem Informasi



Apa itu IOT ? Pengertian IOT
Internet of Things atau yang sering kita sebut IOT adalah sebuah konsep yang memiliki tujuan memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus.

Melalui internet kita bisa melakukan berbagi data, remote control, dan berbagai hal.­

Sebenarnya konsep dari apa itu IOT sendiri sangat mudah dipahami oleh setiap orang. Karena sebelumnya saya belum paham sekali mengenai IOT, namun setelah membaca dari beberapa sumber akhirnya saya sendiri dapat memahaminya dengan baik.

Cara Kerja IOT
Saya akan memberikan gambaran mengenai IOT sendiri. Sebagai contoh, suatu saat kita pasti pernah lupa terhadap sesuatu yang sangat penting. Seperti lupa mengunci pintu rumah kita, sedangkan kita sedang berada di luar rumah kita.


Logika untuk manfaat apa itu IOT dalam mengunci pintu begini…

Kita mengirim pesan melalui smartphone->diterima perangkat IOT->perangkat IOT memberikan perintah untuk modul selonoid doorlock/servo->kunci bergerak->pintu terkunci.


Nah, dengan bantuan IOT ini kita bisa mengatasi masalah tersebut dengan sangat-sangat mudah. Kita hanya mengirimkan suatu perintah dari smartphone kita, agar pintu rumah tersebut dapat terkunci, sehingga masalah terselesaikan.

IOT sendiri tidak hanya diperuntukan untuk smartphone saja. HP jadul juga bisa digunakan untuk mengendalikan IOT yaitu via SMS. IOT juga tidak hanya menyelesaikan masalah yang saya ceritakan tadi.

Tapi dengan IOT kita juga bisa mengatasi banyak masalah lainya seperti menghitung banyak pengunjung yang berkunjung ke toko kita, menghitung banyak ikan yang sudah ditangkap oleh nelayan, membuat alarm rumah, membuat Smart Home (Rumah Pintar), dan masih banyak lagi.

Prinsip IOT
Nah IOT bekerja dengan menerjemahkan bahasa pemrograman yang sudah kita masukkan kedalam alat dari IOT tersebut. Alat tersebut juga bisa dikenal sebagai Mikrokontroller. Sudah paham kan apa itu IOT ?

Ada banyak jenis mikrokontroller di zaman sekarang. Seperti Arduino Uno R3, Raspberry Pi, Intel Galileo, dan lain sebagainya.

Masing-masing mikrokontroller pasti memiliki tingkat kecerdasan masing-masing. Tentunya harganya juga bervariasi, sebanding dengan tingkat kecerdasanya. Kalau Anda ingin tingkat kecerdasan yang cukup mumpuni, Anda bisa membeli Raspberry Pi yang dibanderol dengan harga yang cukup mahal.

Namun dengan harga tersebut, sangat setara dengan tingkat kecerdasan yang diperoleh. Namun jika anda masih pemula dan masih ingin coba-coba, saya sarankan untuk menggunakan mikrokontroller Arduino saja.

Karena disamping harganya yang berbanding terbalik dengan Raspberry Pi, dengan Arduino kita sudah bisa melakukan banyak hal seperti yang saya ceritakan diatas tadi.

Arduino sudah dapat kita beli di Indonesia. Saya juga membelinya lewat online sekitar 150-300 ribu. Namun harga tersebut belum termasuk modul-modul pendukungnya.

Tapi tenang, sekarang sudah banyak yang menjual satu paket mikrokontroller beserta modul-modulnya bagi pemula dengan harga yang tidak begitu mahal, dibawah Rp 350.000.

Karena saya menggunakan mikrokontroller Arduino, jadi yang kita bahas adalah sekitar Arduino saja. Arduino sendiri menggunakan bahasa pemrograman C.

Dimana bahasa pemrograman ini cukup mudah dipahami. Saya sendiri menggunakan Arduino Uno R3.

Sebenarnya ada banyak jenis dari Arduino sendiri seperti Nano, Pro, Intel Galieo, dan lainnya. Namun semuanya tidak berbeda jauh. Jadi, sudah ada gambaran ya tentang apa itu IOT ?

Bahasa pemrograman dari Arduino lebih mudah darpada bahasa pemrograman dari Raspberry Pi, karena Raspberry menggunakan bahasa phyton dimana bahasa phyton memerlukan tingkat ketelitian yang lebih tinggi.
Rekomendasi Perangkat IOT  
Itu yang menjadi alasan saya lebih memilih menggunakan Arduino.
Arduino juga memiliki banyak komunitas baik dunia maupun Indonesia. Jadi jika kita masih kebingungan dengan Arduino, kita bisa bertanya-tanya.

Untuk membuat sebuah IOT, kita tentu memerlukan perantara untuk menghubungkan kita dengan mikrokontroller kita. Disini kita menggunakan sebuah perantara yang bisa disebut dengan API atau Application Programming Interface.

API tersebut dapat memudahkan kita sebagai programmer dalam mengendalikan mikrokontroller IOT yang kita miliki. Salah satu keuntungan menggunakan API sendiri adalah kita dapat dengan mudah mengembangkan projek kita.

Sudah mengerti apa itu IOT ? Pasti sudah ada gambarannya ya…

Ada banyak API yang ada di jaman sekarang. Seperti Agnosthings, Evothings, Telegram, Blynk, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak API, yang paing mudah untuk para pemula adalah Telegram dan Agnosthings.

Manfaat IOT
Sebenarnya manfaat IOT itu sangat banyak. Pada dasarnya, IOT itu bertujuan untuk memudahkan kegiatan manusia. Jadi, manfaat IOT ya yang berhubungan dengan kegiatan manusia.


Saya akan menjelaskan sedikit tentang konsep kerja dari API tersebut. Dimana disetiap API pasti disertakan sebuah akses masuk. Akses masuk tersebut berupa Token Key.

Akses masuk tersebut hanya boleh diketahui oleh seorang programmer, karena jika orang lain mengetahuinya, maka perangkat IOT kita dapat dengan mudah diprogram ulang oleh orang lain yang bukan semestinya.

Nah, perangkat IOT tadi akan diprogram sedemikian rupa agar dapat mengakses API tersebut secara berkala. Sebagai contoh, ada projek mengenai pemantau suhu melalui API Telegram.

Nah pemantau suhu tadi, sudah diberikan akses masuk atau Token Key agar dapat bertukar informasi dengan Admin atau kita secara berkala.

Jadi pemantau suhu tersebut akan melakukan pembaruan informasi mengenai suhu yang ia deteksi. Kemudian informasi tersebut dikirim ke database dari API tersebut.

Lalu jika kita selaku admin ingin melihat update informasi terbarunya, kita akan memberikan perintah khusus guna menampilkan informasi yang kita inginkan.
Pentingnya Konektivitas Internet

Jadi intinya konektivitas sangat berpengaruh dalam hal ini. Jika koneksi agak buruk, maka informasi yang diberikan dari perangkat IOT ke kita juga kurang memuaskan.

Jadi seperti itulah sedikit gambaran mengenai konsep kerjannya. Sebenarnya untuk belajar mengenai IOT sendiri, tidak harus memiliki mikrokontroller terlebih dahulu.

Saat ini kita sudah dapat terbantu dengan yang namanya circuits.io. Circuits.io adalah sebuah website yang menyediakan simulasi dalam memrogram Arduino. Di dalamnya juga sudah terisi beberapa modul pendukung dari Arduino tersebut.

Jadi kita tidak perlu repot-repot membeli dulu. Kita dapat langsung belajar tanpa harus memiliki Arduino. Dalam memrogram Arduino sendiri, kita tidak perlu mahir sekali dalam pemrograman.

Orang yang masih asing terhadap bahasa pemrograman saja, tetap bisa memrogram Arduino. Intinya yang kita perlukan saat belajar suatu bahasa pemrograman adalah logika. Wah, tidak perlu bisa mahir bahasa pemrograman saja Anda sudah bisa membuat perangkat IOT.



Namun, akan lebih baik jika Anda mahir bahasa pemrograman. Saya punya beberapa cara efektif belajar bahasa pemrograman supaya cepat paham.

Karena perangkat yang dapat diprogram itu memiliki kecerdasan hampir seperti otak kita. Dia juga menggunakan logika dalam melakukan suatu perintah.

Dalam pembelajaran IOT ini, kita hanya menggunakan satu bahasa saja, yaitu bahasa C. Untuk anda yang belum paham sekali mengenai bahasa C, saya akan mengajarkan kalian dari awal sampai anda mahir dalam membuat IOT melalui ebook ini yang bisa didownload gratis (segera dirilis).
Pentingnya Bahasa Pemrograman dalam Membuat IOT

Walaupun, dalam IOT yang akan kita bahas selanjutnya, juga kadang disisipi beberapa bahasa pemrograman seperti Java dan PHP.

Namun, itu hanya pendukung saja. Intinya tetap di bahasa C. IOT sendiri juga dapat dikombinasikan dengan aplikasi android. Di mana aplikasi android tersebut dapat kita buat dengan sangat mudah.

Dalam pembelajaran IOT ini, kita mungkin hanya mengkombinasikan dengan perangkat android saja. Karena di jaman sekarang, hampir semua orang sudah memiliki smartphone android.

Banyak sekali orang yang memakai android dikarenakan android memiliki kelebihanyang cukup banyak jika dibandingkan dengan iPhone.

Dengan IOT kita juga bisa menghasilkan uang. Kita bisa menjual beberapa projek kita kepada orang lain. IOT dijaman sekarang mulai banyak peminatnya. Makanya tidak ada ruginya jika kita belajar mengenai IOT.

Selain itu, saya juga memiliki beberapa projek kecil mengenai IOT yang akan saya ajarkan sampai tuntas melalui ebook ini yang bisa didownolad dengan gratis. Namun perlu di ingat, kita hanya akan membahas satu perangkat IOT saja yaitu Arduino.



Jadi pembelajaran di atas hanya khusus Arduino saja. Disamping itu, saya juga akan memberikan informasi mengenai total biaya dan toko penjual yang murah dan diperlukan dalam masing-masing projek yang akan kita ciptakan.  


SUMBER : https://makinrajin.com/apa-itu-iot/


 
 
Blogger Templates